Penjelasan dan Ciri-ciri Leukimia / Kanker Darah

Diposting pada
loading...

BacaanKita – Leukimia merupakan salah satu jenis kanker darah yang mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah putih dalam melawan infeksi.

Meskipun leukimia paling sering menyerang anak-anak dan remaja, nyatanya kanker ini juga bisa mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. Bagaimana ciri ciri penyakit leukimia?

Loading...

Gejala dan ciri ciri leukimia

Gejala leukimia pada dasarnya sulit untuk dikenali kerena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini, seperti:

1. Darah sukar membeku

Apa ciri ciri leukimia? Leukimia terjadi karena sel darah putih yang belum matang mengacaukan trombosit darah yang penting sebagai proses pembekuan darah. Hal ini yang membuat pasien leukimia sering pengalami perdarahan.
Sebagai contoh seseorang terluka, maka darah yang keluar akan segera menggumpal dan aliran darah pun akan segera berhenti. Tetapi jika yang terluka adalah penderita leukimia, maka aliran darah akan sangat sulit dihentikan. Jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, tetapi berwarna merah muda.

2. Sering berdarah dan memar

Apa gejala dan ciri ciri leukimia? Gejala leukimia yang umum terjadi adalah sering mengalami pendarahan dan memar di bagian tubuh akibat kekurangan trombosit. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku. Jumlah trombosit yang rendah dalam tubuh mengakibatkan keterlambatan pembekuan darah. Tak jarang, muncul bintik-bintik merah atau bahkan keunguan yang disebut petechiae akibat adanya perdarahan minor di dalam kulit.

3. Rentan terkena infeksi

Leukimia terjadi karena sel darah putih yang abnormal, akibatnya berbagai macam kuman yang menyerang tubuh tidak bisa dilawan oleh sel darah putih. Hal ini membuat tubuh jadi rentan terkena infeksi dan sering mengalami demam. Umumnya, demam pada leukimia sering terjadi dan berlangsung selama beberapa hari dengan kenaikan suhu yang mencapai lebih dari 38 derajat celsius.

4. Nyeri sendi dan tulang

Pada penderita leukimia biasanya sering merasakan nyeri pada persendiannya atau pada bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini membuat penderita mengalami demam tinggi. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, penderita juga sering merasakan nyeri di bagian perut akibat organ hati atau limpa mengalami pembengkakan.

5. Anemia

Apa ciri ciri penyakit leukimia? Anemia adalah salah satu gejala leukimia. Pasalnya anemia terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah. Oleh sebab itu, penderita leukimia umumnya mengalami anemia yang menyebabkan seseorang mengalami sesak napas, warna kulit pucat, lemah, letih, dan lesu.

6. Sakit kepala, muntah, dan kejang

Jika leukemia mempengaruhi otak atau sumsum tulang belakang, seorang akan mengalami beberapa gejala yakni sakit kepala, kejang, muntah, sulit berkonsentrasi, masalah dengan keseimbangan dan penglihatan kabur.

7. Pembengkakan

Pada penderita leukemia, pembengkakan dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh terutama pada perut, ketika sel-sel abnormal berkumpul di hati dan limpa. Wajah dan lengan, ketika terjadi tekanan vena cava superior akan menyebabkan darah menggenang di area tersebut. Selain itu pada kelenjar getah bening, ketika seseorang melihat benjolan kecil terbentuk di sisi leher, ketiak, atau pada tulang selangka.

Penting untuk dicatat bahwa saat kelenjar getah bening seseorang membengkak dan tidak ada gejala, dia lebih mungkin mengalami infeksi daripada leukemia. Pembengkakan akan menjadi lebih buruk saat bangun tidur, dan akan membaik di siang hari.

8. Gejala lainnya

Gejala leukimia lainnya adalah sering mimisan, peradangan gusi, mual, demam, menggigil, sakit kepala, nafsu makan menurun, mengalami penurunan berat badan secara drastis dan keringat berlebih di malam hari.

Pengobatan leukimia

Jika Anda ataupun orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala diatas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Terlebih jika Anda mengalami gejala yang sering kambuh dan tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama.

Pada tahap awal pengobatan, umumnya dokter akan menanyakan gejala-gejala yang dialami. Untuk memastikan lebih lanjut, dokter melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan labolatorium seperti tes darah dan biopsi dengan melakukan sampel pada sumsum tulang belakang.

Pada dasarnya, pengobatan ini tergantung pada jenis leukimia yang dialami, usia pasien, dan keadaan kesehatannya. Supaya bisa mendapatkan perawatan yang paling efektif, pasien harus mendapatkan perawatan intensif dan dokter yang menangani benar-benar memiliki pengalaman dalam merawat pasien leukemia. Pengobatan dini leukimia akan memperkecil risiko seseorang terkena kanker darah stadium lanjut.

Demikian penjelasan tentang Apa ciri ciri leukimia? Semoga dapat menambah pengetahuan Anda. Semoga bermanfaat

sumber : wajibbaca.com

Loading...